PENILAIAN BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) BERPRESTASI
Kegiatan Presentasi dalam rangka penilaian BPP berprestasi di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat
LABORATORIUM LAPANG PENYULUH
Sarana bagi para penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penguasaan teknologi pertanian yang akan disuluhkan pada petani binaan
KONSEP PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN P2L
P2l bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan pangan dan pendapatan keluarga
SEKOLAH LAPANGAN (SL) IPDMIP
Kegiatan Sekolah Lapangan (SL) IPDMIP Padi Sawah Di Kelompok Tani Medal Harapan Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari
PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) KWT HIKMATUSSALAM
Kegiatan Pengelolaan Lahan Demplot kegiatan P2L KWT Hikmatussalam Desa Kadakajaya
ADAPTASI VUB KEGIATAN SEKOLAH LAPANG IPDMIP
Penggunaan benih padi varietas Mekongga pada kegiatan Laboratorium Lapang (LL) SL IPDMIP Padi sawah di Kecamatan Tanjungsari
SOSIALISASI KARTU TANI
Kegiatan sosialisasi penggunaan kartu tani pupuk bersubsidi tingkat Kecamatan Tanjungsari
DEMPLOT BUDIDAYA TANAMAN PORANG
Kegiatan demplot usahatani tanaman porang di Kelompok Tani Mekar Mukti Desa Kadakajaya
DEMPLOT BUDIDAYA PADI HITAM
Kegiatan demplot usahatani padi hitam di Kelompok Tani Bibilitik 2 Desa Kutamandiri
PERAN PENYULUH DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUKIKASI (TIK)
Tuntutan peran penyuluh di era Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) yang semakin maju
SOSIALISASI PEMBENTUKAN KORPORASI PETANI
Kegiatan sosialisasi dalam rangka pembentukan korporasi petani ubi jalar se Kecamatan Tanjungsari
SUMEDANG SIMPATI
Sumedang yang Sejahtera Masyarakatnya, Agamis Ahlaqnya, Maju Daerahnya, Profesional Aparatnya dan Kreatif Ekonominya
Smart Farming, Era Baru Pertanian Modern
Perkembangan industri di Indonesia memasuki tahap baru, semua industri berlomba-lomba menggunakan teknologi yang menjadi ciri khas dari revolusi industri tersebut. Untuk lebih mudah memahami Revolusi Industri 4.0 ini, kunci utamanya yaitu berbasis jaringan internet. Jaringan internet ini akan terintegrasi atau terhubung dengan mesin atau perangkat, karena menggunakan jaringan internet sebagai penghubung maka secara otomatis untuk mengoperasikan mesin atau perangkat tersebut dapat dilakukan secara jarak jauh.
Kiat Meningkatkan Produksi Padi
Transformasi Digitasi Alat Bantu Penyuluhan Pertanian
Platform kegiatannya berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi yakni Internet of Things (IoT), dengan mengoptimalkan peran Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai home base. Peran BPP sebagai penyedia singgle data pertanian, akses informasi teknologi, pasar dan penyediaan sarana produksi, memerankan sebagai pusat konsultasi agribisnis, pembelajaran petani, serta mampu membangun jejaring dan kolaborasi kerjasama dengan pihak lain.
Oleh sebab itu perlu diperkuat SDM penyuluh pertanian dengan pemutakhiran keahlian dan ketrampilan dalam mengakses, memanfaatkan dan mengoptimalkam pengunaan aplikasi-aplikasi pertanian berbasis Internet of Things (IoT).
Dahulu, Penyuluhan dilakukan dengan tatap muka hadir di lokasi wilayah binaan (wilbin). Sebagai kelengkapan materi penyuluhan, harus membawa alat peraga untuk membantu mempermudah petani mencerna materi yang disampaikan dalam proses penyuluhan. Diantaranya: miniatur, poster, leaflet, peta singkap dan sejenisnya. Untuk menyelesaikan penyuluhan di wilayah kerjanya, seorang penyuluh membutuhkan waktu sekitar sebulan (sistem lama 16 wilkel). Belakangan ini, menghadapi problem jumlah penyuluh semakin berkurang, tidak seimbang dengan jumlah masyarakat petani yang dilayani. Banyak penyuluh pertanian harus melayani 2 hingga 3 desa, sehingga untuk menuntaskan topik materi tertentu akan menghabiskan waktu 2 hingga 3 bulan.
Cara ini sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang yang sarat dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi digital, hingga melahirkan era revolusi industri 4.0. Komunikasi dan informasi dari berbagai pihak, tak terbendung lagi. Didukung dengan kondisi pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda hingga kini. Pembatasan sosial diberlakukan begitu ketat untuk memutus mata rantai penularan. Dampaknya beragam kebutuhan manusia telah banyak menerapkan dukungan Internet dan dunia digital sebagai wahana interaksi dan transaksi.
Tak terelakkan dunia penyuluhan pertanian juga terkena imbasnya. Utamanya dalam memberikan pelayanan bimbingan dan pendampingan penerapan inovasi kepada masyarakat tani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha pertanian. Kini dengan mengoptimalkan IT (tanpa batasan ruang dan waktu), secara bersamaan semua kelompok tani bisa dikunjungi secara virtual guna membahas dan menyelesaikan permasalahannya.
Pada penyuluhan konvensional, seorang penyuluh sering menggunakan alat bantu penyuluhan seperti sudah disebutkan terdahulu. Kini penyuluh harus bertransformasi dalam menggunakan alat bantu penyuluhan konvensional ke digital. Di era ini penyuluh menjadi transformer, dengan menguasai beberapa aplikasi pertanian, sebagai alat bantu penyuluhan.
Yuk Ketahui Kelemahan dan Kelebihan Sistem Pertanian Organik
2. Transportasi mahal karena bahan bersifat ruah
3. Menghadapi persaingan dengan kepentingan lain dalam memperoleh sisa pertanaman dan limbah organik
4. Hasil pertanian organik lebih sedikit jika dibandingkan dengan pertanian non organik yang menggunakan bahan kimia terutama pada awal menerapkan pertanian organik.
5. Pengendalian jasad pengganggu secara hayati masih kurang efektif jika dibandingkan dengan penggunaan pestisida kimia.
6. Terbatasnya informasi tentang pertanian organik.
KELEBIHAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK
1. Meningkatan aktivitas organisme yang menguntungkan bagi tanaman.
2. Meningkatkan cita rasa dan kandungan gizi.
3. Meningkatkan ketahanan dari serangan organisme pengganggu.
4. Memperpanjang unsur simpan dan memperbaiki struktur.
5. Membantu mengurangi erosi.

